Warna Baru

Awalnya hanya ada biru

Beberapa orang berkata itu lambang sebuah pilu

Terlihat menyakitkan saat membelenggu

Bahkan tatapannya pun tampak sayu


Tetapi kini tak lagi sama

Muncul hal berharga dalam dada

Hingga tak lagi terpaku pada lampau

Berkeinginan untuk menjaga meski masih meragu


Namun hadirnya telah mengisi hampa

Corak yang membuat jantungnya berdegup kencang tanpa arah

Memohon pada semesta agar bertahan lebih lama

Meski sadar semua sebatas singgah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nada Jakarta

Memberi Makna Secangkir Kopi